
(Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Bangli, markandeyabaliac.id – Universitas Markandeya menggelar yudisium perdana bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan masa studi. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Graha Cendekia pada Kamis (24/9) tersebut menjadi momentum bersejarah karena merupakan yudisium pertama setelah perubahan status kelembagaan dari Institut Teknologi dan Pendidikan (ITP) Markandeya Bali menjadi Universitas Markandeya, sekaligus menandai langkah awal para lulusan dalam menapaki perjalanan baru setelah menyelesaikan pendidikan.
Sebanyak 192 lulusan mengikuti yudisium perdana Universitas Markandeya. Para lulusan tersebut berasal dari dua fakultas, yaitu Fakultas Pendidikan dan Sosial Humaniora (FPSH) serta Fakultas Ilmu Komputer, Teknik, dan Seni (FIKTS). Pada FPSH, lulusan berasal dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Manajemen Ekonomi (ME), Hukum Adat (HA), serta Pariwisata dan Budaya Keagamaan (Parbudkeg). Sementara itu, FIKTS diwakili oleh lulusan Program Studi Sistem Informasi (SI).
Ketua Panitia, I Nyoman Sudirman, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa rangkaian yudisium perdana Universitas Markandeya diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Dekan, dilanjutkan dengan pengukuhan para lulusan dan penyematan medali oleh Rektor Universitas Markandeya.
“Yudisium perdana Universitas Markandeya terdiri atas beberapa rangkaian acara seperti Menyanyikan Lagu Kebangsaan, Tari Penyambutan dan lainnya. Secara Simbolis, inti pelaksanaan yudisium diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Dekan, kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan para lulusan. Setelah itu, Rektor Universitas Markandeya menyematkan medali kepada para lulusan sebagai simbol bahwa mereka telah menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan lulus,” ujar Ketua Panitia.
Dr. I Wayan Numertayasa, S.Pd., M.Pd. selaku Rektor Universitas Markandeya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan masa studi. Ia juga menyoroti berbagai capaian universitas, termasuk perkembangan mutu akademik, akreditasi, dan prestasi mahasiswa, sebagai bagian dari upaya menyiapkan lulusan yang kompeten dan mampu menghadapi perkembangan serta persaingan global. Para lulusan diharapkan terus mengembangkan kompetensi, menjaga nama baik almamater, serta menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Setelah menyelesaikan pendidikan, perjalanan bapak/ibu belum berakhir. Tahap ini justru menjadi awal untuk terus belajar, mengembangkan diri, dan mempersiapkan kemampuan agar mampu bersaing secara global. Ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Markandeya hendaknya dapat diterapkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan visi Universitas Markandeya yakni lulusan mampu bersaing hingga tingkat internasional,” ujar Rektor Universitas Markandeya.
Selain itu, Dekan FPSH dan Dekan FIKTS menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan. Momen yudisium menjadi kebanggaan bagi para pendidik yang telah mendampingi mahasiswa selama menempuh proses akademik hingga mencapai tahap kelulusan.
Dekan FPSH dan Dekan FIKTS juga menyampaikan bahwa kelulusan menjadi awal bagi para mahasiswa untuk menapaki perjalanan baru setelah menyelesaikan studi. Para lulusan diharapkan dapat membawa ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Universitas Markandeya sebagai bekal untuk terus berkembang serta menghadapi berbagai tantangan pada tahap kehidupan berikutnya.