
(Sumber: Dokumentasi Pribadi)
Bangli,markandeyabali.ac.id – Prestasi membanggakan diukir oleh Tim UKM Persmasika mahasiswa Universitas Markandeya yang berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu dari 20 Karya Terpilih (Top 20) tingkat nasional dalam ajang ASEAN-ID Reels Competition 2026. Ajang berskala nasional ini diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN untuk memperingati ASEAN Day ke-59. Rangkaian lomba diawali dengan tahap pengumpulan karya (open submission) pada 17 Juli hingga 16 Agustus 2026, dilanjutkan proses penilaian pada 17–20 Agustus 2026, hingga pengumuman pemenang pada 21 Agustus 2026 melalui akun Instagram resmi @asean_ri.
Keberhasilan ini diraih berkat kolaborasi dan kerja keras enam mahasiswa UKM Persmasika Universitas Markandeya, yaitu Bagus Daniel Sumanto, Ni Putu Ayu Widiya Lestari, Nanda Novan Putra, Ida Ayu Made Yashinta Pratiwi, Ni Luh Putu Siska Noviani, dan Ni Nyoman Sintia Dewi. Dalam ajang ini, tim mengusung karya video Reels berjudul “WHAT MAKES ME ASEAN ??” dengan mengambil latar keindahan pemandangan alam Penelokan, Kintamani, Bangli. Video tersebut memadukan panorama alam Kintamani, nilai-nilai tradisi dan spiritualitas masyarakat Bali, serta suasana kegiatan belajar dan ruang kolaborasi mahasiswa di lingkungan kampus.
Salah satu perwakilan tim, Ni Luh Putu Siska Noviani, menyampaikan makna mendalam di balik pembuatan karya visual tersebut. “Karya visual ini membawa pesan mendalam bahwa semangat Asia hidup dalam keseharian masyarakat Kabupaten Bangli, mulai dari kuliner yang mempertemukan ragam budaya Asia Tenggara, kebudayaan yang saling menguatkan, hingga pendidikan yang membuka ruang bagi generasi muda untuk belajar dan berkolaborasi. Dari Bali, karya ini menegaskan bahwa kita semua adalah bagian dari satu keluarga besar Asia, di mana keberagaman berpadu dalam persatuan dan keharmonisan,” tutur Siska.
Melalui pesan utama “One Asia. Many Cultures. One Shared Future”, video ini menyampaikan gagasan bahwa Asia dan ASEAN bukan sekadar batasan wilayah, melainkan tentang hubungan antarmanusia (people-to-people connectivity), pertukaran budaya, pendidikan, dan cerita sehari-hari yang saling terikat.
Keikutsertaan tim UKM Persmasika dalam ajang ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi keindahan alam, budaya, serta kearifan lokal Bangli ke panggung yang lebih luas, sekaligus menunjukkan peran aktif mahasiswa Universitas Markandeya dalam menyuarakan semangat persatuan Asia Tenggara melalui karya media kreatif. Capaian ini diharapkan dapat terus memotivasi seluruh mahasiswa Universitas Markandeya untuk berani berkarya dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Karya video “WHAT MAKES ME ASEAN?” dapat ditonton langsung melalui tautan Instagram berikut: https://www.instagram.com/reel/DcDhDmeRvw8/?igsi=ZTZlc2U4Ynk4Y2dm.